BAB I
PENDAHULUAN
1.1. Latar Belakang
PLTMH
merupakan singkatan dari Pembangkit Listrik Tenaga Mikro Hidro, yaitu alat yang
menghasilkan listrik dengan menggunakan sumber tenaga air. Mikro menunjukkan
ukuran kapasitas pembengkit, yaitu antara 5 KW sampai 100KW. Potensi tenaga air
tersebar hampir di seluruh Indonesia dan diperkirakan mencapai 75.000 MW,
sementara pemanfaatanya baru sekitar 2,5 persen dari potensi yang ada. Turbin
air sebagai alat pengubah energi potensial air menjadi energi torsi / putar
yang dapat dimanfaatkan sebagai penggerak generator, pompa dan peralatan lain.
Untuk daerah / lokasi yang mempunyai sumber energi air sangatlah menguntungkan
apabila memanfaatkan teknologi turbin air. Teknologi turbin air pada dasarnya
menggunakan motor sinkron dan generator sinkron, dimana kecepatan (rpm) konstan
(tetap).
Tenaga
air merupakan salah satu sumber energi terbarukan (renewable energy) yang masih belum termanfaaatkan secara maksimal
di Indonesia. Berdasarkan data dari Departemen ESDM (Energi dan sumber Daya
Mineral), Indonesia mempunyai potensi tenaga air sebesar 75.000 MW, dan hanya
13% dari potensi tersebut yang telah dimanfaatkan. Pembangunan PLTMH
(Pembangkit Listrik tenaga Mikrohidro) di daerah yang berpotensi perlu
ditingkatkan sehingga masyarakat tidak lagi bergantung kepada PLN (Perusahaan
Listrik Negara). Pembangunan PLTMH bermanfaat bagi dearah pedesaan yang belum
teraliri jaringan listrik PLN. Dengan adanya PLTMH, maka daerah tersebut dapat
memanfaatkan energi listrik dari PLTMH untuk kebutuhan rumah tangga, informasi
dan kebutuhan industri kecil.
Beberapa
PLTMH sudah banyak yang di bangun di Indonesia mulai dari kapasitas 50 KW
sampai dengan kapasitas 165 KW. PLTMH yang dibangun juga mengggunakan beberapa
jenis turbin yang berbeda tergantung dari besarnya head dan debit air. Hampir
di seluruh kepulauan di Indonesia sudah di bangun PLTMH, seperti di Jawa, Sumatera, Kalimantan,
Papua, dan Sulawesi, namun jumlah potensi air yang memungkinkan untuk dibangun
PLTMH masih cukup besar jika dibandingkan dengan jumah PLTMH yang telah
dibangun.
Governor pada
PLTMH adalah peralatan pengatur jumlah air yang masuk ke dalam turbin agar
tenaga air yang masuk ke turbin sesuai dengan daya listrik yang dikeluarkan
oleh pembangkit sehingga putaran generator akan konstan. Penggunaan governor pada PLTMH tidak relevan jika
ditinjau secara ekonomis, karena harganya yang mahal. Governor produksi dalam negeri belum mampu bersaing dengan produksi
luar negeri, baik dari segi kualitas maupun harganya. Desain control beban elektronika
atau Electronic Load Controller (ELC) berfungsi sebagai pengganti
governor, ELC berfungsi untuk menstabilkan beban generator dengan cara
menambahkan beban generator dengan cara menambahkan beban komplemen sesuai
kapasitas kebutuhan di lapangan. Jika beban generator stabil maka putaran dan
frekuensi generator akan konstan. Desain PLTMH sederhana dapat dilihat pada
gambar 1.1.

Gambar 1.1.
Desain sederhana PLTMH
1.2. Tujuan Penulisan
Tujuan penulisan skripsi ini adalah :
1.
Untuk mengetahui pengaruh dan fungsi
dari cara kerja sistem Kontrol Beban Elektronik / Electronic Load
Controller (ELC) pada Pembangkit
Listrik Tenaga Mikrohidro (PLTMH).
2.
Untuk memperoleh desain dan membuat
kontrol beban elektronik pada PLTMH.
3.
Mengetahui unjuk kerja sistem PLTMH
ditinjau dari kestabilan frekuensi yang dihasilkan oleh generator.
1.3. Rumusan Masalah
Dengan
mengukur dan menganalisa sistem Kontrol Beban Elektronik / Electronic Load Controller (ELC) pada Pembangkit Listrik Tenaga Mikrohidro (PLTMH).
Maka dapat diketahui bagaimana memperoleh desain kontrol beban
elektronik pada PLTMH, bagaimana menganalisa karakteristik kontrol beban
elektronik pada PLTMH, bagaimana mengukur unjuk kerja sistem ditinjau dari
kestabilan frekuensi yang dihasilkan oleh generator dengan beban berubah-ubah.
1.4. Batasan Masalah
Untuk
mencapai tujuan yang diharapkan, maka perlu pembatasan ruang lingkup masalah.
Batasan–batasan masalah meliputi langkah-langkah mulai dari perancangan,
perakitan, sekaligus pengetesan alat Electronic Load Controller (ELC) pada Pembangkit Listrik Tenaga Mikrohidro
(PLTMH).
1.5. Metode Penulisan
Untuk memperoleh data dan bahan yang diperlukan
dalam penulisan dan pembahasan skripsi ini, digunakan metode-metode sebagai
berikut :
Sejalan
dengan ruang lingkup dan permasalahan dalam penelitian, maka dilakukan
penelitian lapangan melalui wawancara dengan para konsultan dan penelitian
kepustakaan dengan cara pengumpulan data-data dan teori yang ada melalui
keperpustakaan, Selanjutnya teknik pengumpulan dapat dilakukan melalui :
·
Penelitian
Kepustakaan (Library Research )
Penelitian kepustakaan dalam rangka memperoleh data sekunder dan menelaah acuan-acuan perpustakaan seperti literatur-literatur dan sumber bacaan yang relevan untuk mendapatkan landasan teoritis yang digunakan sebagai bahan referensi dalam penulisan skripsi ini.
Penelitian kepustakaan dalam rangka memperoleh data sekunder dan menelaah acuan-acuan perpustakaan seperti literatur-literatur dan sumber bacaan yang relevan untuk mendapatkan landasan teoritis yang digunakan sebagai bahan referensi dalam penulisan skripsi ini.
·
Analisis
Data
yang diperoleh dari lapangan tersebut, yang kemudian penulis konstruksikan
dalam suatu kesimpulan pada bagian akhir dari skripsi ini.
·
Diskusi
dan konsultasi dengan dosen pembimbing skripsi.
1.6. Sistematika Penulisan
Skripsi
ini disusun dengan sistematika sebagai berikut :
BAB
I : PENDAHULUAN
Berisi
tentang latar belakang masalah, pembatasan masalah, tujuan dan manfaat
penulisan serta sistematika penulisan.
BAB
II : LANDASAN TEORI
Berisi
teori-teori yang berasal dari literatur-literatur yang mendukung skripsi ini.
BAB III :
PERANCANGAN ALAT
Pengkajian
cara kerja sistem Kontrol Beban Elektronik / Electronic Load Controller (ELC), Bahan dan alat Kontrol Beban Elektronik / Electronic
Load Controller (ELC) Pada Pembangkit Listrik Tenaga
Mikrohidro (PLTMH).
BAB IV :
HASIL PERANCANGAN DAN PEMBAHASAN
Berisi
tentang pengujian rangkaian Alat Kontrol Beban Elektronik / Electronic Load Controller (ELC).
pada Pembangkit Listrik Tenaga Mikrohidro (PLTMH).
BAB V :
KESIMPULAN DAN SARAN
Bab terakhir
dari penulisan ini akan mengemukakan kesimpulan dan saran dari hasil skripsi
yang dibahas.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar